It will not stop for peace and justice

"It will not stop for peace and justice"
Aku bersuara hannya untuk rakyat
Aku berjalan bersama rakyat untuk rakyat
Aku berbuat untuk rakyat
Aku adalah aku untuk rakyat.







Kamis, 12 April 2012

Israel Ajak Berdialog, Palestina Tutup Telinga

YERUSALEM - Palestina mengabaikan tawaran dialog Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Palestina menegaskan, Israel harus membekukan proyek pembangunan pemukiman sebelum melanjutkan dialog.

Netanyahu mengusulkan sebuah dialog kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, Netanyahu mendesak agar Palestina melakukannya tanpa syarat.

"Abbas siap untuk berdialog asalkan Israel menghentikan proyek pembangunan dan menyetujui garis batas 1967 sebagai basis dari negosiasi dua pihak itu. Segala bentuk negosiasi tanpa penghentian proyek pemukiman sama saja dengan buang-buang waktu," ujar juru bicara Palestina, Nabil Abu Rdeneh, seperti dikutip Associated Press, Kamis (12/4/2012).

Utusan Palestina sebelumnya juga menegaskan, solusi dua negara sudah hancur karena ulah Israel yang terus menerus melakukan pembangunan pemukiman di wilayah yang nantinya akan menjadi Ibu Kota bagi Palestina.

"Jelas sekali, Israel menginginkan perluasan wilayah, sehingga mereka dapat membangun perumahan di Gilo. Tindakan Israel sama halnya dengan mencaplok kota dan desa-desa di Palestina," ujar Utusan Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour.

Israel mengambil alih wilayah Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza pada 1967. Wilayah tersebut tak lain adalah wilayah yang ditempati oleh Palestina. Hingga saat ini, Israel bahkan menetapkan kebijakan-kebijakan yang cukup menyulitkan warga Palestina dalam bergerak ke wilayah lainnya.

Oleh karena itulah, Palestina menganggap seluruh dialog yang dilakukan oleh Israel tidak bermakna dan tidak menghasilkan apapun karena Palestina masih terus menjadi pihak yang dirugikan lewat dialog itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar