It will not stop for peace and justice

"It will not stop for peace and justice"
Aku bersuara hannya untuk rakyat
Aku berjalan bersama rakyat untuk rakyat
Aku berbuat untuk rakyat
Aku adalah aku untuk rakyat.







Senin, 16 April 2012

Gambaran anak-anak palestina tanpa tahu apa yang terjadi !!























Apa dosa mereka (?)
Apa yang salah pada mereka, apakah hannya kekuasaan? apakah Keyakinan? apa yang membuat kita membunuh, Kekuasaan??yang kita rebutkan yang hannya sementara dan akan habis di penghujung waktu, jalan pun akan diganti dan akan berbelok, kekuasaan yang kenangan akan baik kekuasaan yang berdiri yang mengatakan tidak pada penindasan, baru disebut kekuasaan sejati, yang akan dingat tidak hannya sebatas panjang jalan tapi seluas samudra..
Apakah Keyakinan??yang kita agungkan dan kita jalan kan, itu apakah benar, tidak menjalankan agama atau pun keyakinan, yg kita ya kinin tetap tidak akan berubah dan tetap menjadi kita yakinin meski kita tidak menjalankannya.
sebuah cerita perumpamaan: Ada seorang raja memiliki 6 anak, dan anak itu di beri nama Islam, Keristiani, Katolik, Budha, Kong Hu Cu dan Yahudi, dimana setiap anak diberikan sebuah cincin yang mana cincin yang asli hannya satu, raja mengatakan pada anak nya siapa yang menemukan cincin tersebut akan aku angakat raja dan di agungkan, tidak berapa lama raja itu mati dan tidak ada yang tahu kebenaran cincin asli tersebut pada siapa yang memiliki nya, hannya satu jalan untuk mengetahui nya dengan cara mati dulu menannyakan pada raja mana cincin yang asli, dari apa yang saya ceritakan "hiduplah apa yang kamu yakini dan tunggulah saat kamu mati untuk mengatahui apa keyakinan mu benar" "DAMAILAH"

"Kutukan Allah" Terhadap Israel Datang Dari Negaranya Sendiri

"cerita kelam palestina akan di angakat kembali"

ISRAEL (Berita SuaraMedia) – Sebagaimana diakui mantan Kapten Angkatan Udara Israel Yonatan Schapira dalam wawancaranya dengan BBC pada 6 Nov 2009 jum'at, dia menuturkan bagaimana negaranya dengan kejam melakukan pembantaian di Gaza. Apa yang dilihatnya di dalam liputan berita sungguh diluar dugaan bahwa negaranya hingga setega itu melakukan pembantaian di wilayah berpenduduk sipil. Hingga saat ini, kelompok Amnesti Internasional juga masih terus melancarkan aksi unjuk rasa menuntut Israel agar bertanggung jawab atas penggunaan bubuk mematikan fosfor yang sebenarnya dilarang untuk digunakan dalam perang. Israel memberikan pengelakan mengenai penggunaan bubuk tersebut, mengatakan serangan dengan fosfor digunakan untuk mengeluarkan para pejuang Hamas dari dalam terowongan persembunyian.

Juru medis Gaza melaporkan, selama 23 hari serangan lebih dari 1.400 warga Palestina tewas, termasuk ratusan diantaranya adalah anak-anak. Namun yang cukup janggal adalah laporan media yang menyatakan hanya 13 orang dari pihak Israel yang tewas. Ternyata jauh lebih besar dari yang diberitakan oleh media Israel. Total jumlah korban dari pihak tentara Israel mencapai lebih dari 400 orang, dengan 227 tentara tewas, termasuk beberapa komandan tentara Israel.

Selain ribuan orang tewas, serbuan Israel di Gaza juga menghancurkan lebih dari 4.000 rumah, bahkan sekolah dan Masjid yang seharusnya dilarang dihancurkan dalam perang manapun, menyebabkan penduduk Gaza yang tersisa saat ini tidak memiliki tempat bernaung.

Yang juga cukup mengenaskan adalah ditutupnya jalur-jalur dunia menuju Gaza, menyebabkan kurangnya persediaan makanan dan obat-obatan bagi sekitar 500.000 warga Gaza selama serangan, menurut laporan PBB.

Dan rupanya gencatan senjata pun dijadikan alasan Israel untuk mundur tanpa mau mengakui kekalahan mereka setelah pejuang Hamas berkali-kali memukul balik serangan Israel, seperti yang diakui jubir Israel Mark Regev.

Paska gencatan senjata, hingga saat ini Gaza masih mengalami perbaikan dengan bantuan dana dari seluruh dunia, termasuk kelompok-kelompok kemanusiaan.

Bulldozer masih terlihat sibuk membersihkan puing bangunan sisa-sisa perang, ratusan sukarelawan juga turut turun ke jalanan untuk membantu membangun kembali Gaza yang sebagian besar wilayahnya mengalami kerusakan berat.

Namun hanya beberapa hari setelah gencatan senjata, pemerintahan Israel mengeluarkan pernyataan akan menyerang kembali pejuang Hamas dengan pasukan yang lebih banyak lagi, setidaknya dalam tahun ini.
Entah berapa banyak lagi penduduk yang akan dibantai demi memuaskan ketamakan Israel Zionis.

Israel Larang Penyidik HAM PBB Masuk ke Negaranya


REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Pemerintah Israel memutuskan melarang masuk tim pencari fakta Dewan Hak Asasi Manusia (HRC) PBB atas pelanggaran yang diduga dilakukan Israel terhadap Palestina.

“Kami memiliki banyak sumber daya tetapi kami akan bertindak dengan bijaksana,” kata Wakil Menteri Luar Negeri, Danny Ayalon melalui radio Israel.

Menurutnya, sebanyak delapan menteri senior Israel akan bersidang untuk mempertimbangkan langkah-langkah hukum terhadap Otoritas Nasional Palestina (PNA) yang meminta HRC menyelidiki pelanggaran HAM di Palestina.

Kebusukan pemerintah israel akan terlihat saat mereka'israel negara yang tidak mehargai negara manapun termasuk sekutu-sekutunya, israel negara yang ingin berkuasa dengan segala upaya mereka terapkan untuk tercapainya kekuasaan tertinggi, suatu hari nanti mereka juga akan memindas Amerika dan sekutu-sekutunya.

Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman, Menteri Urusan Strategis Moshe Ya'alon dan Menteri Keuangan Yuval Steinitz mendukung hukuman fiskal terhadap otoritas Palestina tersebut.

UNHCR telah menggunakan lima resolusi kepada Israel atas permasalahan pengungsi Palestina. UNHCR dan Dewan HAM PBB juga menyebut Israel sebagai pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Resolusi yang dikeluarkan berisi penilaian apakah permukiman Israel tersebut melanggar hak-hak warga Palestina. Sebanyak 36 suara mendukung resolusi dan 10 suara abstain. Sementara hanya Amerika Serikat yang menentang resolusi Dewan HAM PBB itu.

Selain memerintahkan penyelidikan atas implikasi pemukiman, resolusi juga menyerukan Israel untuk mengambil dan menerapkan langkah serius, seperti menyita senjata untuk mencegah aksi kekerasan yang dilakukan pemukim Israel.

Namun apa yang disampaikan UNHCR tersebut, menurut Israel adalah munafik dan konyol. “Dewan HAM memiliki mayoritas suara yang memusuhi Israel dan munafik,” kata Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu.

Islam Menjemput Masa Depan


Judul buku : Masa Depan Islam; Antara Tantangan Kemajemukan dan Benturan dengan Barat Penulis : John L. Esposito Penerbit : PT Mizan Pustaka, Bandung Cetakan : I, Desember 2010 Tebal : 343 halaman Peresensi : Fatkhul Anas*)

Keberadaan umat muslim di abad 21, menjadi sorotan tersendiri bagi masyarakat dunia. Pasalnya, Islam saat ini sedang berkembang pesat di Negara-negara Barat seperti Amerika, Inggris, Belanda, dan lainnya. Ditambah dengan meletusnya revolusi Iran, semakin menjadikan Islam ramai diperbincangkan. Semula, wajah Islam sekian lama tak dipandang. Perkembangan ini tentu menjadi kabar gembira bagi dunia muslim khususnya, sebab Islam mampu diterima di berbagai belahan dunia.

Namun disisi lain, hadirnya peristiwa 9 September 2001 semakin menyudutkan umat muslim. Banyak serangan bertubi-tubi, terutama dari bangsa-bangsa Barat, terhadap umat Muhammad ini. Umat muslim diklaim sebagai teroris, kaum bar-bar, ekstrim, dan berbagai lebel negative lainnya. Keadaan ini tentu saja membelenggu umat muslim di tengah percaturan dunia yang semakin kompetitif. Dalam hal inilah, umat muslim di seluruh dunia diharapkan mampu merumuskan kerangka masa depan mereka demi keberlangsungan hidup.

Seperti apakah masa depan umat Islam sesungguhnya? Disinilah Prof. John L. Esposito menyuguhkan paparannya dan mencoba memberi kerangka pikir bagi umat muslim untuk merumuskan masa depan mereka. Esposito menilai, tantangan umat muslim sesungguhnya berada pada dua jalur: internal dan eksternal. Keduanya sama-sama berpotenti besar untuk melahirkan ketidakharmonisan dan kesuraman.

Tantangan dari internal diantaranya adalah hadirnya paham eskrim-eksklusif dalam tubuh umat Islam. Paham ini demikian gencar menyatakan permusuhan terhadap Barat, khususnya Amerika. Bagi mereka, Amerika dan sekutunya adalah musuh yang tak boleh dijadikan partner. Melainkan harus diperangi. Amerika tidak akan pernah rela jika Islam maju, sehingga terus-menerus memojokkan Islam. Berpartner dengan Amerika dan sekutunya hanya akan mendatangkan kerugian besar. Itu beberapa pendapat mereka.

Selain itu, tantangan berupa kemiskinan, pendidikan rendah, buta huruf, bias jender, ketertinggalan teknologi, juga menjadi problem tersendiri bagi umat Islam. Saat ini dunia Islam berada pada posisi yang masih "ekstrim" karena hampir seluruhnya hidup pada Negara yang masih berkembang. Bahkan boleh dibilang masih terbelakang dibandingkan dengan Negara-negara sekuler. Kondisi ini tentu saja menyulitkan umat Islam untuk bisa melampaui kemajuan Barat. Paling tidak, bisa setara saja, itu sudah merupakan kemajuan yang luar biasa.

Adapun tantangan di wilayah eksternal tak lain adalah benturan dengan Barat. Pasca peristiwa 9 September 2001, umat Islam terus-menerus menerima stereotip buruk. Mereka dicap sebagai teroris, anti-Amerika, anti-demokrasi, dan anti-kebebasan. Sejak saat itulah gejala "islamophobia" menyebar di seluruh dunia. Istilah islamophobia ini sesungguhnya pertamakali diciptakan oleh Runnymede Trust, kelompok pemikir independen di Amerika pada tahun 1997. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan kebencian, prasangka, dan diskriminasi yang ditujukan untuk umat Islam (hal. 34).

Sampai saat ini, penilaian masyarakat Amerika terhadap Islam masih buruk. Islam dianggap agama yang kejam, tak berperi kemanusiaan dan tak berkeadilan. Pendapat Michael Savage yang menyatakan bahwa, "Orang-orang ini (Arab dan Muslim) harus dipaksa menjadi Kristen…. Itulah satu-satunya jalan yang mungkin dapat mengubah mereka menjadi manusia", adalah salah satu contohnya. Selain itu, keberadaan Islam di Amerika juga tidak begitu direspon oleh masyarakat Amerika sendiri. Jajak pendapat Gallup 2005 tentang hal yang dikagumi dari Islam, 57% warga Amerika menyatakan tidak ada dan tidak tahu. Ini adalah pukulan telak bagi muslim Amerika dan dunia.

Dua tantangan diatas adalah PR nyata umat Islam. Terpaksa maupun tidak, umat Islam harus bisa menyelesaikannya demi kemajuan di hari depan. Jalan penyelesaian tersebut menurut Esposito antara lain adalah dengan membangun kerjasama yang baik antara Islam dan Barat. Untuk mendukung agenda ini, tentu dibutuhkan keterbukaan dari kedua pihak. Islam harus menghentikan agenda anti-Barat, Barat juga harus menghentikan agenda anti-Islam. Hadirnya Obama dalam kancah perpolitikan Amerika, sedikitnya telah membuka harapan masyarakat muslim akan adanya perubahan. Obama dinilai mampu membawa perdamaian antara Islam dan Barat dari pada lawannya, John McCain.

Dalam pidato pelantikannya, Obama mengatakan bahwa, "kepada dunia muslim, kita cari jalan baru ke depan, berlandaskan kepentingan bersama dan sikap saling menghargai". Ia juga menekankan perlunya menjalankan kekuatan Amerika dengan bijak dan bermoral. Ini adalah iktikad baik Obama untuk perdamaian bersama. Kalau pun pada realisasinya hingga kini belum ada perubahan signifikan, setidaknya Obama telah berusaha membuka kran hubungan harmoni yang telah lama ditinggalkan (hal 217).

Barangkali yang sangat perlu untuk dirubah adalah cara pandang kedua belah pihak (Barat vs Islam) yang penuh dengan kecurigaan. Keduanya masih saja menyimpan sisa-sisa dendam sejarah. Barat, meski tidak semuanya, belum bisa menerima Islam sepenuhnya. Begitu juga Islam, masih ada yang belum bisa menerima Barat. Padahal, keduanya hidup dalam satu bumi yang tentu saja saling bersinggungan. Karenanya, keterbukaan informasi, penilaian yang fair, dan kerjasama yang baik sangat dianjurkan demi keberlangsungan bersama.

Selain menjalin hubungan harmoni, umat Islam juga harus berani berijtihad untuk melakukan pembaruan. Ketertinggalan Negara-negara Islam dari Barat baik dari segi pendidikan, ekonomi, teknologi, dan lainnya, merupakan tantangan baru yang harus diselesaikan dengan cara yang baru pula. Cara-cara konservatif tidak mampu memberikan jalan keluar untuk menjawab tantangan zaman. Begitu juga untuk menjawab isu-isu global seperti kesetaraan gender, HAM, demokrasi, jelas dibutuhkan formula Islam yang segar. Sebenarnya, berbagai usaha pembaruan telah dilakukan oleh tokoh-tokoh Islam seperti Tariq Ramadan, Mustafa Ceric, Amina Wadud, Al-Faruqi, dan lainnya. Namun, usaha itu masih perlu untuk terus dilakukan mengingat masih adanya umat Islam yang berpaham konservatif dan anti terhadap pembaruan.

*) Peresensi adalah pegiat buku pada Hasyim Asy’ari Institute

Video Single 'JANCUK' Menebar CINTA pada Ibu Pertiwi - Berita Terpanas Hari Ini

Video Single 'JANCUK' Menebar CINTA pada Ibu Pertiwi - Berita Terpanas Hari Ini
suber:youtube.com

 Kepada rakyat Republik Negeri Jancukers selamat menikmati video single "JANCUK"
lagu ini di buat untuk melakukan Perlawanan secara Cultural saat semuanya sudah buntu di negara tentangga.

Single Jancuk untuk pertama kalinya dibawakan saat Wuiih Day "Menebar CINTA pada Ibu Pertiwi" di Bentara Budaya Jakarta - Kompas pada 16 Februari 2012

Selamat Menikmati... Salam Jancuk!!!!!

Kamis, 12 April 2012

Mahmoud Ahmadinejad, Israel di Hujung Kehancurann


                    Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, Ahad mengatakan, Israel `penghasut besar konflik` di Timur Tengah, saat ini sedang menuju keruntuhan dan kekuatan-kekuatan regional ingin negara itu ditumbangkan.

Dalam pidato peringatan tahunan Hari Angkatan Bersenjata, presiden itu juga menegaskan kembali pandangannya, bahwa kehadiran pasukan asing telah menyebabkan konflik di kawasan itu.

“Rezim Zionis saat ini sedang menuju kebangkrutan, keruntuhan,” kata Ahmadinejad, yang dikenal dengan pidato keras anti-Israelnya, dalam pidato yang disampaikan di dekat makam Imam Khomeini, pemimpin revolusi Iran.

“Ini dikehendaki oleh negara-negara di kawasan itu setelah 60 tahun terasingkan, yang juga merupakan akar dari kuman kejahatan dan alasan besar dari ketidakamanan di kawasan itu, harus mundur.”

Ahmadinejad, yang sebelumnya telah marah terhadap Israel dan negara-negara Barat karena menyatakan, bahwa Holocaust adalah `dongeng`, mengatakan bahwa negara Yahudi itu adalah `pembunuh` di balik gejolak kekacauan di kawasan itu.

“Rezim ini adalah penghasut besar konflik di kawasan,” kata tokoh garis keras, yang dikawal oleh para pejabat tinggi militer Iran, dari podium.

“Saya ingin para pendukung dan pencipta negara itu untuk menghentikan dukungannya dan memberi kesempatan negara-negara di kawasan itu, serta rakyat Palestina untuk menyelesaikan apa yang mereka inginkan,” katanya tanpa menjelaskan lebih lanjut apa yang dia maksudkan.

Ahmadinejad juga meminta pasukan-pasukan asing untuk keluar dari kawasan itu.

“Kehadiran pasukan asing hanya menyebabkan konflik di kawasan kami. Mereka harus meninggalkan kawasan kami,” katanya menegaskan.

Dia menambahkan, bahwa militer Iran mungkin sudah cukup memadai untuk mencegah musuh dari republik Islam.

Para penjabat Iran, termasuk pemimpin agung Ayatollah Ali Khamenei, berulangkali mempersalahkan kehadiran pasukan Amerika Serikat di negara tetangganya Irak dan Afghanistan, sebagai penyebab ketidakstabilan di kawasan itu. (Sumber)

The simplicity and power of Mahmoud Ahmadinejad

Saya pernah membaca buku berjudul Ahmadinejad David Di Tengah Angkara Goliath Dunia. Buku yang menarik, menggambarkan salah satu orang yang berani dan tegas melawan kekuatan barat. Barusan juga nonton Biografi Mahmoud Ahmadinejad di Metro TV.

Tidak jauh berbeda dengan buku di atas, Mahmoud Ahmadinejad merupakan putra seorang pandai besi. Seseorang yang tidak terkenal, bukan tokoh ulama, juga bukan tokoh politik di negara Iran. Ahmadinejad kecil tumbuh layaknya seorang remaja di usianya. Dikenal sebagai penggemar sepakbola dan jago bermain sepakbola. Dia juga pintar matematika. Selain itu Ahmadinejad terkenal memiliki suara yang bagus, seperti saat membaca Al-Quran maupun pidato.

Tidak ada yang mengira Mahmoud Ahmadinejad dapat terpilih menjadi Presiden Iran, karena 6 kandidat presiden lainnya merupakan tokoh ulama atau tokoh politik yang memiliki sumber dana besar. Ahmadinejad terpilih karena rakyat menyukai gaya dan sifatnya yang sederhana. Saat menjabat Walikota Teheran, kemana-mana selalu menyetir sendiri, tetap tinggal di rumah susunnya, membersihkan lingkungannya sendiri, suka mengamati sendiri setiap sudut kota dan lain-lain.

Sifatnya yang sederhana ini masih terlihat saat Ahmadinejad terpilih menjadi Presiden. Karpet-karpet merah persia mahal dikeluarkan semua dari istana, menolak mobil limosine dan tetap setia menggunakan mobil tuanya serta tetap tinggal di rumah susunnya.

Selain sifatnya yang sederhana ia dicintai karena lebih mementingkan memperbaiki ekonomi negara ketimbang bidang-bidang lain dan memperjuangkan setiap pendapatan minyak bumi agar jatuh ke meja makan rakyat Iran.

Saya tidak akan berhenti hingga semua rakyat biasa di Iran dapat makan. (Ahmadinejad)

Dalam menghadapi tekanan barat pun Ahmadinejad berani dan tegas.

Anda yang menciptakan dan menggunakan senjata biologis saat perang Irak-Iran. Anda yang menggunakan peluru ber-uranium. Apa hak Anda melarang kami (Iran) mengembangkan teknologi nuklir untuk energi dan perdamaian. (Ahmadinejad)
 Suatu ketika Ahmadinejad mendapat pertanyaan dari wartawan Jepang : “Tuan Presiden, kenapa Anda masih mempertahankan pengembangan teknologi nuklir yang mengancam perdamaian dunia ? ” Anda seharusnya tidak perlu mengkhawatirkan kami (Iran), Anda harusnya lebih khawatir kepada negara yang pernah menjatuhkan bom nuklir ke negara Anda, jawab Ahmadinejad”

Kesederhanaan, pengabdian tulus pada negara dan keberanian dalam menghadapi tekanan barat membuat Mahmoud Ahmadinejad makin dicintai rakyatnya. Sebagai warga negara, saya juga berharap dipimpin oleh pemimpin dengan figur seperti Mahmoud Ahmadinejad.

Ahmadinejad Kritik Ekspansi Militer AS di Asia


BANDAR ABBAS - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengkritisi kebijakan pertahanan Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya yang difokuskan ke Asia. Barat dianggap menuai perselisihan antar negara di kawasan tersebut.

"AS dan Barat ingin menciptakan perselisihan antar negara untuk menimbulkan peperangan dan menjual senjata-senjatanya dengan harga yang tinggi. Mereka juga menantang Rusia dan China lewat pendudukannya di Afghanistan. Klaim mereka memang memastikan keamanan di Afghanistan, tapi mereka berbohong," ujar Ahmadinejad, seperti dikutip IRNA, Kamis (12/4/2012).

Ahmadinejad juga mengingatkan bahwasannya AS memiliki kepentingan geopolitik dengan menjual persenjataan. Diperlukan pula upaya untuk menghadapi ancaman tersebut dengan membangun Republik Islam Iran.

Dalam pidatonya di Hormozgan, Ahmadinejad juga membicarakan segenap masalah domestik yang terjadi di Iran. Ahmadinejad mengatakan, Pemerintah Iran sedang mengatasi masalah ketenagakerjaan dengan cukup serius.

Belakangan ini, Ahmadinejad juga tampak berhadapan dengan Parlemen Iran. Parlemen hendak membahas segenap masalah domestik yang muncul di Iran seperti halnya reformasi subsidi dan lainnya bersama Ahmadinejad. Meski demikian, pemanggilan Ahmadinejad belum diputuskan oleh Ketua Parlemen Iran Ali Larijani.

Bila pemanggilan ini diloloskan, Ahmadinejad akan menghadapi parlemen untuk yang kedua kalinya pada 2012 ini. Pada Maret lalu, Parlemen Iran sangat berterima kasih karena Ahmadinejad bersedia memenuhi panggilannya, meski jawaban yang diberikan Ahmadinejad dinilai masih kurang memuaskan.

Biografi Mahmoud Ahmadinejad


( Saat Ahmadinejad Berpidato di Universitas AS)
           

             Mahmoud Ahmadinejad atau bisa dibaca Ahmadinezhad (bahasa Persia: ; lahir 28 Oktober 1956) adalah Presiden Iran yang keenam. Jabatan kepresidenannya dimulai pada 3 Agustus 2005. Ia pernah menjabat walikota Teheran dari 3 Mei 2003 hingga 28 Juni 2005 waktu ia terpilih sebagai presiden. Ia dikenal secara luas sebagai seorang tokoh konservatif yang mempunyai pandangan Islamis.

Lahir di desa pertanian Aradan, dekat Garmsar, sekitar 100 km dari Teheran, sebagai putra seorang pandai besi, keluarganya pindah ke Teheran saat dia berusia satu tahun. Dia lulus dari Universitas Sains dan Teknologi Iran (IUST) dengan gelar doktor dalam bidang teknik dan perencanaan lalu lintas dan transportasi.

Pada tahun 1980, dia adalah ketua perwakilan IUST untuk perkumpulan mahasiswa, dan terlibat dalam pendirian Kantor untuk Pereratan Persatuan (daftar-e tahkim-e vahdat), organisasi mahasiswa yang berada di balik perebutan Kedubes Amerika Serikat yang mengakibatkan terjadinya krisis sandera Iran.

Pada masa Perang Iran-Irak, Ahmedinejad bergabung dengan Korps Pengawal Revolusi Islam pada tahun 1986. Dia terlibat dalam misi-misi di Kirkuk, Irak. Dia kemudian menjadi insinyur kepala pasukan keenam Korps dan kepala staf Korps di sebelah barat Iran. Setelah perang, dia bertugas sebagai wakil gubernur dan gubernur Maku dan Khoy, Penasehat Menteri Kebudayaan dan Ajaran Islam, dan gubernur provinsi Ardabil dari 1993 hingga Oktober 1997.

Ahmadinejad lalu terpilih sebagai walikota Teheran pada Mei 2003. Dalam masa tugasnya, dia mengembalikan banyak perubahan yang dilakukan walikota-walikota sebelumnya yang lebih moderat dan reformis, dan mementingkan nilai-nilai keagamaan dalam kegiatan-kegiatan di pusat-pusat kebudayaan. Selain itu, dia juga menjadi semacam manajer dalam harian Hamshahri dan memecat sang editor, Mohammad Atrianfar, pada 13 Juni 2005, beberapa hari sebelum pemilu presiden, karena tidak mendukungnya dalam pemilu tersebut.


Presiden Mohammad Khatami pernah melarangnya menghadiri pertemuan Dewan Menteri, suatu hak yang biasa diberikan kepada para walikota Teheran. Hal ini dikarenakan pada waktu Khatami menuju Universitas Teheran, Khatami terjebak macet. Khatami mengkritik Ahmadinejad yang saat itu menjabat walikota Teheran.

Namun bukannya tergesa-gesa membereskan masalah tersebut, Ahmadinejad justru berkata: “Bersyukurlah karena presiden kita telah merasakan kehidupan rakyatnya yang sesungguhnya”. Namun Ahmadinejad tetap santai menghadapi larangan tersebut.

Sifatnya yang sederhana ini masih terlihat saat Ahmadinejad terpilih menjadi Presiden. Karpet-karpet merah persia mahal dikeluarkan semua dari istana, menolak mobil limosine dan tetap setia menggunakan mobil tuanya serta tetap tinggal di rumah susunnya.

Selain sifatnya yang sederhana ia dicintai karena lebih mementingkan memperbaiki ekonomi negara ketimbang bidang-bidang lain dan memperjuangkan setiap pendapatan minyak bumi agar jatuh ke meja makan rakyat Iran.
Ahmadinejad memberi salam hormat kepada Ayatollah KhameneiSetelah dua tahun sebagai walikota Teheran, Ahmadinejad lalu terpilih sebagai presiden baru Iran. Tak lama setelah terpilih, pada 29 Juni 2005, sempat muncul tuduhan bahwa ia terlibat dalam krisis sandera Iran pada tahun 1979. Iran Focus mengklaim bahwa sebuah foto yang dikeluarkannya menunjukkan Ahmadinejad sedang berjalan menuntun para sandera dalam peristiwa tersebut, namun tuduhan ini tidak pernah dapat dibuktikan

Kesederhanaan Presiden Mahmoud Ahmadinejad
Ahmadinejad terkenal dengan kesederhanaannya dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai personal maupun sebagai seorang Presiden Iran. Dalam sebuah sesi wawancara bersama wartawan TV Fox dari Amerika, terungkaplah sisi-sisi menakjubkan dari seorang Ahmadinejad, kehidupannya yang sangat sederhana menjadi sangat membanggakan jika kita bandingkan dengan kehidupan para pejabat di negeri kita sendiri, Indonesia. Apa saja itu?


Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid-masjid di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.

Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.


Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu-satunya uang yang masuk adalah uang gaji bulanannya sebagai dosen di sebuah universitas yang hanya senilai US$ 250.

Selama menjabat sebagai Presiden Iran, Ia tinggal di rumahnya sendiri. Ia tidak mengambil gajinya sebagai Presiden, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.

Sang presiden selalu membawa tas setiap hari yang berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira,ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.

Selain itu, hal lain yang ia ubah adalah kebijakan pesawat terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.

Ia juga memangkas protokoler istana sehingga menteri-menterinya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara-upacara seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal-hal seperti itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.

Presiden Iran ini kerap tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal-pengawalnya yg selalu mengikuti ke manapun ia pergi.

Mahmoud Ahmadinejad 

Lahir : Aradan, 28 Oktober 1956

Jabatan : Presiden Iran yang keenam

Pendidikan : Gelar doktor dalam bidang teknik dan perencanaan lalu lintas dan transportasi Universitas Sains dan Teknologi Iran (IUST)

Karir :

* Korps Pengawal Revolusi Islam (1986)
* Insinyur kepala pasukan keenam Korps dan kepala staf Korps di sebelah barat Iran
* Wakil gubernur dan gubernur Maku dan Khoy
* Penasihat Menteri Kebudayaan dan Ajaran Islam
* Gubernur provinsi Ardabil (1993-1997)
* Walikota Teheran (3 Mei 2003 - 28 Juni 2005)
* Presiden Iran (3 Agustus 2005 - sekarang)


Senjata Pemusnah Massal, Wasiat Kim Jong Il?


TOKYO - Seorang aktivis Korea Selatan (Korsel) mengaku memiliki wasiat terakhir dari mantan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Il.
Wasiat itu menyebutkan Jong Il yang wafat 17 Desember lalu, meminta negaranya untuk mengembangkan senjata pemusnah massal.

"Selalu ingat, bahwa mengembangkan dan memiliki (senjata) nuklir, rudal jarak jauh, serta senjata kimia adalah cara untuk menjaga perdamaian di Semenanjung Korea dan jangan pernah lengah," isi wasiat Kim Jong Il, seperti yang disebutkan kepala lembaga penelitian Korea Selatan NK Strategic Information Service Centre (NKSIS), Lee Yun Keol kepada tabloid Shukan Bunshun, Kamis (12/4/2012).

Lee mengatakan, warisan itu didapatkannya dari seorang yang dekat pejabat tinggi Korut. Tetapi belum dapat dipastikan apakah isi surat warisan itu memang benar adanya.

Lee sendiri tidak bisa memberikan bukti fisik dari surat wasiat tersebut. Bukan tidak mungkin surat wasiat ini merupakan upaya provokasi dari Korsel.

Laporan ini dikeluarkan di saat Korut berencana untuk meluncurkan roket yang akan membawa satelitnya mengorbit di luar angkasa. Peluncuran roket ini dilakukan bersamaan dengan peringatan 100 tahun kelahiran pendiri Korut Kim Il Sung.

Sementara Pemerintah Jepang memprediksikan, Negera Komunis itu nampaknya tidak akan meluncurkan roket jarak jauhnya hari ini karena kondisi cuaca tampak kurang mendukung.

Korut sebelumnya mengatakan, satelit yang membawa roket jarak jauh itu akan diluncurkan antara 12 April dan 16 April pada pukul 07.00 pagi waktu setempat. Hal itu kerap menuai kritik dan kecaman dari negara-negara di dunia ini.

Jepang yang terancam dengan peluncuran roket itu terlihat meningkatkan pertahanannya. Serpihan roket itu dikhawatirkan masuk ke wilayah Jepang, oleh karena itulah Negeri Sakura mempersiapkan diri untuk menembak jatuh roket atau satelit Korut.

Jpg.

Israel Ajak Berdialog, Palestina Tutup Telinga

YERUSALEM - Palestina mengabaikan tawaran dialog Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Palestina menegaskan, Israel harus membekukan proyek pembangunan pemukiman sebelum melanjutkan dialog.

Netanyahu mengusulkan sebuah dialog kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, Netanyahu mendesak agar Palestina melakukannya tanpa syarat.

"Abbas siap untuk berdialog asalkan Israel menghentikan proyek pembangunan dan menyetujui garis batas 1967 sebagai basis dari negosiasi dua pihak itu. Segala bentuk negosiasi tanpa penghentian proyek pemukiman sama saja dengan buang-buang waktu," ujar juru bicara Palestina, Nabil Abu Rdeneh, seperti dikutip Associated Press, Kamis (12/4/2012).

Utusan Palestina sebelumnya juga menegaskan, solusi dua negara sudah hancur karena ulah Israel yang terus menerus melakukan pembangunan pemukiman di wilayah yang nantinya akan menjadi Ibu Kota bagi Palestina.

"Jelas sekali, Israel menginginkan perluasan wilayah, sehingga mereka dapat membangun perumahan di Gilo. Tindakan Israel sama halnya dengan mencaplok kota dan desa-desa di Palestina," ujar Utusan Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour.

Israel mengambil alih wilayah Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza pada 1967. Wilayah tersebut tak lain adalah wilayah yang ditempati oleh Palestina. Hingga saat ini, Israel bahkan menetapkan kebijakan-kebijakan yang cukup menyulitkan warga Palestina dalam bergerak ke wilayah lainnya.

Oleh karena itulah, Palestina menganggap seluruh dialog yang dilakukan oleh Israel tidak bermakna dan tidak menghasilkan apapun karena Palestina masih terus menjadi pihak yang dirugikan lewat dialog itu.

Jumat, 06 April 2012

Israel (Mampu) Serang Iran??


Republik “Syiah” Iran adalah pendukung perjuangan Palestina, sekaligus penentang Zionisme. Sedangkan Zionis Yahudi Israel memandang Palestina seperti duri dalam daging, dan pihak-pihak yang menyokong perjuangan Palestina, khususnya di Timur –Tengah sebagai ancaman. Perang urat syaraf antara keduanya dalam diplomasi internasional sangat vulgar dan kasar. Iran bersuara lantang, Israel harus dilenyapkan dari peta dunia, Holocaust adalah kebohongan, dan mengecam keras semua aksi brutal Israel di Palestina dan Lebanon. Sedangkan Israel menganggap Iran sebagai negara-negara sponsor terorisme karena menyokong Hizbollah di Lebanon Selatan, dan mendukung gerakan perlawanan Palestina.

Peningkatan kekuatan militer sebuah negara yang arah politiknya berlawanan dapat ditafsirkan sebagai ancaman oleh pihak lain. Sebelum Iran, ada Irak di era Saddam Hussein yang mengambil posisi ektrem terhadap Israel, dan ditunjukan dengan manuver-manuver militernya. Israel akhirnya melancarkan serangan udara terhadap reaktor nuklir Ossirak milik Irak pada tahun 1981. Israel menganggap pengembangan teknologi nuklir Irak sebagai ancaman bagi keamanannya. Setelah rezim Saddam runtuh dan kekuatan militer Irak lumpuh pasca Perang Teluk II, tinggal Iran yang dinilai menjadi satu-satunya ancaman utama Israel. Sebenarnya peningkatan kekuatan militer Iran dan pembangunan fasilitas nuklirnya juga mencemaskan negara-negara Teluk yang khawatir ekspansi pengaruh Syiah. Namun, secara khusus Israel memandang kekuatan militer Iran dan pembangunan fasilitas nuklirnya tidak lain bertujuan menghancurkan Israel.

Pertanyaannya apakah ancaman Israel menyerang reaktor nuklir Iran akan benar-benar terjadi. Di atas kertas, kekuatan militer negeri Yahudi itu jauh mengungguli Iran, bahkan negara-negara Arab sekalipun, kendati mereka menyatukan kekuatan. Israel juga menjadi satu-satunya negara di Timur-Tengah yang mempunyai bom nuklir. Namun, perang bisa menjadi sebuah “Mission Imposible”. David (Daud) berhasil mengalahkan Goliath (Jalut) dengan berbekal keyakinan dan semangat juang. Faktanya dalam agresi ke Gaza, Israel bukanlah David sebagaimana yang mereka dengungkan, namun sebagai Goliath yang melawan Hamas. Meski mampu membuat Gaza porak-poranda, misi Israel melumpuhkan Hamas dan membebaskan Kopral Gilad Shalit, gagal total. Jika opsi menyerang Iran benar-benar diambil Israel, seperti halnya Operasi Ossirak, Israel kemungkinan melancarkan operasi udara. Namun Tel Aviv dihadapkan kendala jauhnya jarak ke Iran—burung besi Israel harus melewati wilayah udara Yordania, Arab Saudi, Irak, yang tentu merupakan pelanggaran wilayah udara bila tidak mendapat lampu hijau dari negara-negara tersebut, belum lagi besarnya budjet operasional mengingat target begitu jauh--, pertahanan Iran tentu juga sudah bersiap mengantisipasi serangan Israel. Bila perang berkembang lebih jauh, stabilitas regional terganggu dan dunia internasional juga akan terkena imbasnya. Bukan tidak mungkin Iran akan menyerang membabi buta dengan rudal-rudal jarak jauhnya, dan memblokade selat Hormuz yang mengakibatkan terhambatnya pasokan minyak dunia serta berdampak buruk pada perekonomian dunia. Bukanlah perang bila akhir ceritanya tidak merugikan kehidupan.

Israel Ancaman Bagi Perdamaian Dunia


Berlin, Seorang peraih penghargaan Nobel, Gunter Grass menyebut Israel sebagai ancaman bagi perdamaian dunia. Peraih Nobel literatur asal Jerman itu juga mengecam kemunafikan negara-negara Barat atas senjata nuklir Israel.

Dalam tulisannya yang dimuat surat kabar Jerman, Suddeutsche Zeitung pada Rabu, 4 April waktu setempat, Grass menyampaikan kekhawatiran atas konsekuensi rencana serangan Israel terhadap Iran.

"Kenapa saya baru mengatakan sekarang.... bahwa negara nuklir Israel membahayakan perdamaian dunia yang sudah rapuh? Karena itu harus dikatakan, yang mungkin sudah akan sangat terlambat jika dikatakan besok," kata Grass dalam tulisannya bertitel "What Must Be Said".

Grass juga mengecam rencana pemerintah Jerman untuk kembali menjual kapal selam berkemampuan nuklir kepada Israel. Kapal selam model lumba-lumba itu bisa mengangkut hulu ledak nuklir.

"Saya tak akan diam lagi, karena saya capek dengan kemunafikan Barat," cetus Grass seperti dilansir Press TV, Kamis (5/4/2012).

Sebelumnya, tiga kapal selam Dolphin tersebut telah diserahkan ke Israel antara tahun 1998 dan 2000 silam. Pada tahun 2006, Israel memesan kapal selam keempat dan kelima. Kapal selam keempat rencananya akan diserahkan ke Israel pada tahun 2013 mendatang. Sementara kapal selam kelima dan keenam akan diserahkan pada tahun 2014 dan 2016.

Israel disebut-sebut sebagai satu-satunya negara pemilik senjata nuklir di Timur Tengah. Negeri Yahudi itu tak pernah mengizinkan pemeriksaan oleh PBB atas fasilitas nuklirnya. Israel juga tidak ikut dalam Traktat Nonproliferasi Nuklir (NPT).

Menurut survei yang dilakukan tahun 2011 oleh organisasi Friedrich Ebert Foundation yang berbasis di Berlin, Jerman, lebih dari 50 persen warga Eropa yakin bahwa Israel merupakan ancaman paling serius bagi keamanan global.

Minggu, 01 April 2012


Ippho Santosa lebih dikenal publik dan media masa dengan sebutan: Pakar otak kanan (creative marketer), Penulis buku-buku mega bestseller (masuk MURI),Pembicara Seminar di Indonesia dan Singapura, dan Pemilik TK dan PG Khalifah di belasan Kota.
Kalau buku lain menunjukkan bagaimana meraih kesuksesan, maka buku ini akan menunjukkan bagaimana mempercepatnya dengan pendekatan-pendekatan otak kanan dan sentuhan-sentuhan Islam.  Anda boleh menyebutnya perceepatan-percepatan, lompatan-lompatan, atau keajaiban-keajaiban. Terserah anda. pokoknya, intinya yah begitu. Apakah itu terkait keuangan, kesehatan, impian, prestasi, hubungan,jodoh, atau apa saja.

Ikutilah Seminar Nasional 30 Kota bersama Ippho Santoso. Setelah Seminar dari kota-kota besar lainnya, kali ini Ippho Santosa tidak lupa akan menyambangi kota pelajar pada tanggal 7 April 2012. Bertempat di Jogja Expo Center (JEC) pukul 12.30 - 16.00 WIB, acara ini diselenggarakan oleh Sky Tour & Travel yang bekerjasama dengan Majalah Kuntum. Kali ini Ippho akan Launching perdana buku terbaru “Hanya 2 Menit ketahui potensi rejeki anda”, Ippho Santosa adalah Penulis buku mega best seller 7 keajaiban rezeki dan marketing is bullshit (rekor muri) yang telah tersebar sampai ke hongkong , Australia dan timur tengah. Sebagai trainer dan entrepreneur yang telah melatih puluhan ribu orang di berbagai Negara. Anda akan Temukan 10 Rahasia Terlarang Bisnis, bagaimana meningkatkan omset usaha dalam 40 hari, merencanakan dan menggunakan teori marketing para milyarder.....